Site Loader
Toko Kitab

Sebelumnya kami meminta maaf karena hal ini adalah keinginan lama kami namun baru terlaksana sekarang, yaitu kami menyampaikan ta’ziyah kepada keluarga Habib Ahmad bin Zain Al Kaff dari Surabaya. Beliau adalah teman sekaligus guru kami dalam memahami kesesatan Syi’ah. Beliau wafat secara mendadak padahal sebelumnya beliau terlihat sehat dan bugar. Hati kami dari awal sudah merasa tidak enak mendengar berita tersebut. Kami husnuzzhan beliau ditempatkan di tmpat yang tinggi di sisi-Nya karena beliau adalah seorang mujahidin yang getol memerangi Syi’ah dan kesesatannya, walaupun kami pribadi tidak berani mengkafirkan perorangan Syi’ah. Kami paling berani mengkafirkan golongan Syi’ah apabila mereka meyakini dan mengatakan hal-hal kufur yang terdapat dalam kitab-kitab mereka. Menurut kami, pemikiran-pemikiran Syi’ah yang disebarkan secara internasional terlebih di Indonesia yaitu Syi’ah Khomeiniah dan Itsna Asyariah itu jelas keluar dari islam. Diantara kesesatan pemikiran mereka sebagai berikut:

  1. Mengatakan Al-Quran sekarang sudah berubah dari aslinya atau tidak dijaga. Ini jelas bertentangan dengan Firman Allah Ta’ala:

إِنَّا نَحْنُ نَزَّلْنَا الذِّكْرَ وَإِنَّا لَهُ لَحَافِظُونَ [الحجر : 9]

“Sungguh Kami telah menurunkan Al-Quran dan sungguh Kami adalah penjaganya.” (al-Hijr: 9)

  1. Khumaini dalam al-Hukumat al-Islamiyyah mengatakan termasuk dasar ajaran Syi’ah Itsna ‘Asyariah bahwa Imam Dua Belas memiliki kedudukan yang melebihi malaikat dan rasul. Ini jelas kufur. Padahal dalam Manzhumah Ba’d al-Amali dijelaskan bahwa tidak mungkin wali mengungguli kedudukan nabi.
  2. Menuduh Siti Aisyah selingkuh. Ini juga kufur, hoax, kebohongan terburuk, dan bertentangan dengan Firman Allah Ta’ala pada permulaan Surah Al-Nur.
  3. Mengatakan Abu Bakar merampas haknya Ali sebagai imam. Ini jelas bohong. Sayyidina ali sendiri tidak menuntut hak itu. Andai bliau memilik hak itu tapi tidak menuntutnya berarti mengatakan bahwa Sayyidina Ali penakut. 
  4. Mengenal Imam Dua Belas itu kewajibannya melebihi shalat. Artinya tidak usah shalat tetap bisa masuk surga dengan meyakini bahwa Imam Dua Belas adalah yang berhak menjadi Imam setelah Rasulullah ShallaLlahu ‘alaihi wa Sallama tanpa proses khilafah daru shahabat. Na’udzubiLlah min dzalika.
  5. Seluruh Shahabat itu fasik bahkan kafir kecuali tiga orang yaitu Salman al-Farisi, Miqdad bin Abu Aswad, dan Zaid bin Arqam. Karena mengimani Imamah Ali dan sebelas keturunannya menurut mereka adalah hal yang qath’iy (pasti), maka merebut atau menggangu Imam Dua Belas itu hukumnya kufur karena mengingkari terhadap hal yang qathi. 

Kami sangat sedih dengan wafatnya Habib Ahmad bin Zain Al-Kaff, dimana kondisi rezim sekarang ini sedang bermesraan dan berkolaborasi dengan komunis atau cina dan juga Syi’ah. Sekarang tokoh Ahlussunnah wal Jama’ah yang melawan Syia’h tersebut wafat mendadak, kemudian penggantinya Habib Umar bin Abdullah Assegaf kemarin dipukul dan ditendang oleh Satpol PP Surabaya. Ini adalah Syi’ah melalui rezim yang ingin memberangus orang-orang Ahlussunnah yang melawan Syi’ah. Ini adalah dendam mereka yang anti Islam kepada Walisongo dan Raden Fatah yang berhasil mendirikan negara Islam ala Ahlussunnah. Mereka orang-orang Syi’ah mengidolakan Syaikh Siti Jenar yang notabene berpaham Syi’ah. Dulu Siti Jenar tidak dikenal oleh pesantren. Mereka menjadi kenal dengan Siti Jenar setelah Gus Dur muncul dimana dia mengidolakan Siti Jenar. Dia mempromosikan bukan Walisongo tapi Wali Sepuluh, namun Siti Jenar yang dia idolakan. Dia membolehkan tidak shalat, yang penting ingat Allah dan cinta kepada Ahlul Bait. Kami Ahlussunnah cinta Ahlul Bait tapi tidak mau mengorbankan kecintaan terhadap Shahabat.

Setelah wafatnya Habib Ahmad bin Zain Al Kaff kok terjadi insiden dipukulnya Habib Umar bin Abdullah Assegaf? Sebelum itu beliau diprovokasi dan keluarganya yang wanita dipegang-pegang oleh oknum Satpol PP, makanya beliau marah. Padahal habib ini orangnya halus, tapi karena keluarganya yang perempuan dinakali maka beliau marah sekali. Satpol PP tersebut bahkan dengan sengaja teriak-teriak “Viralkan! Viralkan! Viralkan!” sembari merekam kejadian tersebut untuk mempertontonkan di depan umum bahwa beliau emosi, berkelahi dengan aparat, dsb. Padahal sebenarnya beliau yang dijahati dengan provokasi-provokasi sebelumnya. Mau dilakukan pembusukan citra habaib dengan dikesankan bahwa habaib itu orangnya kolot, temperamen, tidak patuh aturan pemerintah, pakaian gamis merasa sok suci sendiri, dan tuduhan-tuduhan keji lainnya. Inna liLlahi wa inna ilaihi raji’un.

Sebelum itu Habib Bahar bin Smith baru saja dikeluarkan dari Lapas Rajeg Cibinong tapi tujuannya untuk dipindahkan ke lapas Gunung Sindur karena disana beliau dijaga super ketat dan tidak bisa berkomunikasi. Tapi setelah didatangi oleh para muhibbin beliau, Habib Bahar malah dipindahkan ke lapas Nusakambangan tanpa diberi tahu keluarganya. Ini adalah pelecehan luar biasa kepada Ahlul Bait. Ini adalah fitnah terbesar dari fitnah corona, yaitu orang dipertontonkan melecehkan Ahlil Bait bahkan melecehkan Rasulullah ShallaLlahu ‘alaihi wa Sallama. Di medsos ada perempuan melecehkan Kanjeng Nabi karena kawin dengan Siti Aisyah waktu masih kecil. Katanya, “Anak kecil kok dikawin, berarti Allah itu Muhammad sendiri.” Na’udzubiLlah min dzalik. Ada lagi seorang nenek bilang bahwa mengapa shaf perempuan berada di belakang karena kalau dibalik nanti mereka dikumpuli. Masa’ ada kumpul di masjid? Tidak ada kecuali PKI.

Sekarang ulah PKI besar-besaran dalam menghina habaib, Siti Aisyah, Rasulullah ShallaLlahu ‘alaihi wa Sallama, masjid, dst. Kita hidup di zaman syaitan akbar yaitu komunis. Mereka menerima ketuhanan maksudnya setan itu sendiri. Mereka tidak mengenal tuhan kecuali iblis. Kita dituduh tuhan kita adalah Muhammad. Tuhan kita adalah Allah, sedangkan Muhammad ShallaLlahu ‘alaihi wa Sallama adalah orang suci yang dipilih Allah Ta’ala. Beliau menikah dengan Siti Aisyah memang ketika masih kecil waktu masih di Makkah, tapi setelah hijrah ke Madinah Siti Aisyah diberi suplemen oleh ibunya akhirnya cepat tumbuh besar dan pantas untuk bersama Rasulullah ShallaLlahu ‘alaihi wa Sallama. 

Maafnya kalau kami mengganggu, akan tetapi hal ini perlu kami sampaikan mumpung kami ingat bahwa kita telah mendapat musibah wafatnya orang yang melawan Syi’ah lalu penggantinya yang akrab malah dipukuli oleh Satpol PP. insiden ini pasti ada yang men-setting dan merupakan program dari Zionis atau Komunis. Mereka dendam karena Jawa Timur adalah daerah istimewa bagi umat Islam karena tegas melarang Syi’ah sebagai aliran sesat. MUI pusat belum berani memutuskan hal itu, tapi MUI Jatim berani karena menguasai referensinya dan berkah Habib Ahmad bin Zain Al-Kaff serta Bangil. Bangil itu pusatnya Syi’ah, tapi tokoh-tokoh Ahlussunnah disana sangat aktif dan getol melawan mereka diimbangi dengan keberanian termasuk Habib Umar bin Abdullah Assegaf. Semoga peristiwa ini menggugah kita untuk tetap Ahlussunnah wal Jamaah walaupun kita ditinggal oleh tokoh-tokoh kita. Semoga tokoh-tokoh kita yang masih hidup diberi panjang umur oleh Allah Ta’ala seperti Habib Tahir Al-Kaff dan para lulusan Al Ahqaf Hadramaut. Kami kira mereka adalah Ahlussunnah.

Selain itu, hati-hati para kiai, ustadz, dan habaib karena tanggal 23 Mei adalah hari peringatan 100 tahun PKI. Mereka tetap akan berulah. Dulu PKI di Yaman sudah membunuh banyak habaib, semoga kita di Indonesia dengan berkahnya Walisongo yang Ahlussunnah tetap dijaga oleh Allah Ta’ala begitu juga ulama dan habaib kita yang Sunni sehingga kita tetap Ahlussunnah dan bahagia dunia akhirat walaupun dizalimi. WaLlahu A’lam bi al-shawab.(*)

Post Author: ribathdarushohihain

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Show Buttons
Hide Buttons