Site Loader
Toko Kitab

Assalamualaikum Wr Wb

Sehubungan dengan maraknya judul berita di media-media online yang mencatut nama kami, dengan narasi berita semisal;

“Ternyata Doa Mbah Maimoen Tak Keliru, Gus Najih; Ayah Saya selalu doakan Prabowo”
“Anak Mbah Moen Sebut Ayahnya selalu Menyelipkan Nama Prabowo Saat Berdoa”
dan lain sebagainya…

Kami tergugah untuk memberikan penjelasan dan klarifikasi, agar publik dan umat Islam tidak salah paham apalagi berkesimpulan keliru gara-gara membaca judul-judul berita di atas.

Perlu kami tegaskan, bahwa dalam beberapa ceramah, baik ketika acara di Pati maupun di Madura, kami tidak pernah membuat sebuah pernyataan;

“Doa KH. Maimoen Zubair Sudah Benar alias Tidak Keliru”

Fakta yang sebenarnya, ketika mengisi acara di Pati, kami hanya mengomentari doa tersebut dengan berucap;

“DOA (BELIAU) ITU KEPLESET tapi JADI BENER, DAN INI ADALAH ISYARAT DAN ILHAM DARI ALLAH SWT”.

Kemudian yang dimaksud dengan pernyataan kami dalam acara di Madura yang berbunyi;

“Ayah kami (KH. Maimoen Zubair) sering mendoakan Prabowo”,

itu maksudnya, KH. Maimoen Zubair memang berkali-kali mendoakan Prabowo dalam ruang publik;

1. Ketika Prabowo berkunjung ke PP. AL-Anwar, beliau mendoakan Prabowo dengan doa yang lama.

2. Ketika Jokowi berkunjung ke PP. AL-Anwar, dalam doanya, beliau menyebutkan nama Prabowo dengan jelas, kemudian diminta agar meralat doa oleh Romahurmuziy, Ayah kami malah kembali lagi mengucapkan nama Prabowo, hingga kemudian dipaksa untuk kedua kalinya oleh Romahurmuziy agar meralat doa, akhirnya KH. Maimoen Zubair menyebut nama Jokowi, hal ini tak lain karena beliau sedang di hadapan pemerintah.

Dalam khalayak khusus, bukan ruang publik, kami memang pernah berkata kepada sebagian orang (bukan untuk konsumsi publik), “Fenomena penyebutan nama Prabowo berkali-kali oleh KH. Maimoen Zubair, sekalipun di hadapan Jokowi, itu sebagai bukti (qorinah) bahwa yang berada dalam hatinya beliau insyaallah adalah Prabowo, sebab ada ungkapan; “Barangsiapa mencintai sesuatu, pasti ia akan sering menyebutnya”, ini hanya pemahaman pribadi kami, Wallahu a’lam.

Demikian klarifikasi dari kami, kami mohon maaf kepada semua pihak atas segala kekhilafan, sekian terimakasih.

Wassalamu’alaikum Wr Wb

Sarang, Malam Jumat, 24 Jumadal Akhirah 1440
1 Maret 2019

KH. Muhammad Najih Maimoen

Post Author: ribathdarushohihain

One Reply to “Klarifikasi Perihal Doa”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Show Buttons
Hide Buttons